
My rating: 5 of 5 stars
Aku cinta mati sama novel fantasi yang satu ini.
Entah kenapa aku juga gak ngerti, Windhy selalu bisa membuat apa yang fantasi terkesan nyata. Aku paling merasa bagian itu nyata ketika Pak Yunus ngasih penjelasan tentang touché pada ketiga anak itu; Riska, Dani, dan Indra. Pak Yunus kan, ngasih nama-nama orang yang "katanya" touché, dan aku ngerasa kalo itu nyata. Windhy selalu bisa ngasih alasan logis di balik "ketidaklogisan" suatu hal. #halahbahasaapaini









